Ada sebuah kasus yang mungkin di alami oleh orang2 yang mengalami gangguan jin. Misalnya : ada seseorang yang ketika ia mendengarkan ayat2 ruqyah yang terdengar via suara audio, tiba2 muncul rasa di tubuhnya, seperti menggigil, atau merinding, pusing, atau rasa yang lainnya.

Kenapa hal itu bisa terjadi.??

Hal itu terjadi karena orang tersebut sedang mengalami gangguan jin, artinya ada jin di dalam tubuh orang tersebut.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika kita atau orang terdekat kita sedang mengalami kasus serupa?

Sikap pertama adalah pastikan bahwa kita tidak panik terhadap hal itu. Kemudian bangun sikap ketawakkalan yang sempurna kepada Alloh bahwa Alloh akan menolong orang2 yang beriman dari makar syetan yang sedang terjadi pada diri kita, selain itu pastikan kita memiliki keyakinan yang kuat, bahwa in syaa Alloh dengan idzin Alloh kita akan mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Kenapa hal diatas perlu ada pada diri orang2 yang sedang mengalami reaksi ketika gangguan itu muncul, dan kami dahulukan sebelum upaya2 yang akan kami sebutkan selanjutnya,

Jawabannya adalah, karena ketika sikap yang tersebut di atas belum terbangun, maka ketika orang tersebut termasuk kelompok orang2 yang mengalami gangguan jin yg berat, maka sangat mungkin jin yang ada pada diri orang tersebut untuk berbuat makar yang lebih besar dari apa yang sudah terasa sebelumnya, seperti membuat orang tersebut kerasukan (tidak bisa mengontrol dirinya).

Dari pengalaman yang ada, ada seseorang yang ia positif mengalami gangguan jin, lalu ketika ia ingin mengupayakan ruqyah mandiri, dan ketika upaya tersebut baru akan di laksanakan, tiba2 jin yang ada dalam tubuhnya mengambil alih pikiran orang tersebut. Alhasil yang terjadi adalah orang tersebut mengalami kesurupan. Kenapa hal ini terjadi, karena orang tersebut sejak awal sebelum melakukan ruqyah mandiri, sudah mengalami kekhawatiran akan terjadi sesuatu ketika ia melakukan ruqyah mandiri. Sikap ini jelas menunjukan kelemahan atas orang tersebut, dan jin yang ada dalam tubuhnya akan sangat mungkin menguasai dirinya, karena sudah ada rasa takut pada diri orang tersebut. Rasa takut itulah yang menjadi satu celah bagi syetan untuk menguasai pikiran orang tersebut.

Munculnya kekhawatiran sebenarnya masih suatu hal yang bisa di maklumi adanya, karena mungkin ia belum memiliki ilmu tentang gangguan jin & pengobatannya, selain itu mungkin karena pemahaman tauhid yang juga lemah pada diri orang tersebut.

Jadi, Jika kita merasa bingung dalam menghadapi permasalahan tersebut diatas, maka upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan mencari ilmu yang berkaitan dengan ruqyah syar’iyyah dan pengobatan gangguan jin, atau cara termudahnya dengan mencari seorang peruqyah untuk membantu kita menyelesaikan permasalahan kita tersebut.

Namun jika kita memiliki keyakinan yang kuat bahwa kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan kita yakin akan pertolongan Alloh, maka upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan ruqyah mandiri, artinya kita membacakan ayat2 Al Qur’an untuk diri kita sendiri. (silahkan baca artikel bagaimana cara melakukan ruqyah mandiri)

Ruqyah mandiri merupakan upaya yang pertama yang bisa di lakukan oleh orang2 yang mengalami keadaan tersebut diatas. Jika keyakinan diri kita kuat, maka makar yang di lancarkan jin pada diri kita, hanya terasa pada fisik kita, dan tidak sampai mengambil alih pikiran kita, artinya ketika mulai melakukan ruqyah mandiri, maka bisa jadi kita akan kesulitan untuk melafadzkan ayat2 Al Qur’an, karena muncul rasa sakit pada tenggorokan kita, atau lidah kita di buat kelu oleh jin hingga kita tidak mampu melafadzkan ayat2 tersebut. Tapi jika kita berusaha sekuat tenaga untuk melawan hal tersebut, in syaa Alloh dengan pertolongan Alloh kita akan bisa melafadzkan ayat2 tersebut meski dalam keadaan terbata2, dan jika itu terus kita lakukan, maka efek selanjutnya adalah kita akan merasakan muntah sebagai wujud pengurangan gangguan yang sedang kita alami, karena pada dasarnya syetan itu lemah, dan ia tidak akan kuat melawan ayat2 Alloh. Hanya saja perlu ada keyakinan yang kuat kepada Alloh agar senjata yang kita gunakan, yaitu bacaan Al Qur’an kita dapat menjadi senjata yang ampuh untuk menghancurkan makar jin yang sedang menyerang diri kita.

Sebagai penunjang perlawanan kita terhadap jin yang sedang makar pada diri kita, maka kita bisa meminumkan herbal sunnah, baik yang sudah di ruqyah atau pun belum, seperti : madu, zaitun, bidara, habatussauda, dll. Fungsi herbal sunnah tersebut adalah untuk melemahkan pengaruh jin yang ada pada diri kita. Biasanya setelah minum herbal tsb, efeknya adalah muntah2 yang menandakan efek positif dari upaya yang sedang kita lakukan.

Sampai kapan kita melakukan ruqyah mandiri.?

Ruqyah mandiri terus kita lakukan sampai tidak rasa lagi yang di rasakan pada tubuh kita, artinya ketika kita membacakan lagi ayat2 ruqyah pada diri kita, atau kita mendengar ayat2 ruqyah via audio, dan kita sudah tidak merasakan ada rasa yang muncul pada tubuh kita, maka hal itu menunjukan hal yang positif dari apa yang sudah kita lakukan, artinya gangguan yang kita derita kita sudah tidak ada. Masih adanya rasa pada diri kita, hal tersebut menandakan masih adanya gangguan pada diri kita.

Mudah2an Alloh berikan kekuatan kepada kita untuk berjuang melawan makar syetan yang ada pada diri kita dan akhirnya Alloh mudahkan kita untuk melakukan upaya ruqyah syar’iyyah dengan peran diri kita sendiri. Dan hanya kepada Alloh lah kita memohon pertolongan-Nya agar Ia menolong kita untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi saat ini.

Wallahu a’lam..
Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat

Komunitas Ruqyah Syar’iyyah (KRS)


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *